Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kepuasan Mustahik Terhadap Program Pemberdayaan Zakat (Studi Kasus UIN Sumatera Utara Medan) Allya Zahra Putri Nasution; Ema Julia Ningsih; Muhammad Riski
Journal of Golden Generation Economic Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i2.874

Abstract

Pengelolaan zakat di lingkungan perguruan tinggi memiliki potensi strategis dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tingkat kepuasan mustahik terhadap program pemberdayaan zakat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat efektivitas program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga orang narasumber mustahik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang dilengkapi dengan observasi nonpartisipan serta studi dokumentasi. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan mustahik tergolong cukup tinggi, terutama pada aspek pemenuhan manfaat ekonomi langsung, ketepatan sasaran distribusi, dan penguatan dampak spiritual. Bantuan zakat terbukti efektif meringankan biaya perkuliahan dan operasional studi mahasiswa. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kelemahan mendasar, yaitu keterlambatan prosedur pencairan dana, kurangnya transparansi mengenai indikator evaluasi kelayakan berkala, serta minimnya program pendampingan non-finansial seperti pembinaan soft skills dan pelatihan kewirausahaan. Program yang berjalan dinilai masih dominan bersifat konsumtif-kuratif untuk membantu bertahan (survive), belum sepenuhnya bertransformasi ke arah kemandirian ekonomi produktif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya percepatan birokrasi pencairan, penyesuaian nominal bantuan dengan kebutuhan aktual, peningkatan keterbukaan informasi, serta pengintegrasian bantuan dana dengan program pembinaan dan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan.  
Transformasi Kebijakan Moneter Islam dalam Menghadapi Tantangan Keuangan Global dan Digitalisasi Ekonomi Nasional Syariah Modern Putri Fania Ardianti; Allya Zahra Putri Nasution; Muhammad Arfan Harahap
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18290154

Abstract

This research aims to analyze the transformation of Islamic monetary policy in responding to global financial challenges and the acceleration of digitalization within the modern national sharia economy. Changes in the global economic landscape, instability in the international financial system, and rapid technological advancement require adaptive and sustainable Islamic monetary policy innovations. This study employs a qualitative approach using a literature review of scientific journals, regulations, and official reports from national and international Islamic financial institutions. The findings indicate that Islamic monetary policy in Indonesia has undergone significant transformation through the strengthening of sharia-based monetary instruments, optimization of the role of Islamic banking, and the integration of digital technology into the Islamic financial system. The digitalization of the sharia economy plays a crucial role in improving the efficiency of monetary policy transmission, enhancing financial inclusion, and maintaining national financial system stability. Nevertheless, several challenges remain, including regulatory harmonization, digital infrastructure readiness, and public literacy in Islamic finance. This research concludes that the transformation of Islamic monetary policy based on sharia principles and digital innovation is a strategic approach to safeguarding economic stability, enhancing competitiveness, and supporting inclusive and sustainable national economic growth.