Penelitian ini mengkaji persepsi konsumen terhadap label halal pada produk makanan kemasan di Indonesia, negara dengan mayoritas penduduk Muslim, di mana label halal memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan memastikan kepatuhan agama. Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana konsumen menafsirkan dan menghargai label halal dalam pengambilan keputusan pembelian. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif interpretatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara selama kegiatan pengabdian masyarakat (KKN) di desa pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyadari pentingnya label halal, namun banyak yang belum memahami secara menyeluruh proses sertifikasinya. Label halal memengaruhi rasa nyaman secara spiritual sekaligus keputusan pembelian. Konsumen muda cenderung mengutamakan harga dan rasa dibanding label halal, sehingga diperlukan edukasi dan sosialisasi yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran, aksesibilitas, dan pendidikan mengenai label halal, khususnya bagi generasi muda dan produsen skala kecil, dapat mendukung perilaku konsumen yang etis dan religius. Kolaborasi antar pemangku kepentingan direkomendasikan untuk memperkuat sistem sertifikasi halal yang terpercaya. This study examines consumer perceptions of halal labels on packaged food products in Indonesia, a country with a predominantly Muslim population where halal labeling is essential for consumer trust and religious observance. The research aims to explore how consumers interpret and value halal labels in their purchasing decisions. A qualitative interpretative approach was employed, with data collected through observations and interviews conducted during community service activities (KKN) in a rural village. Findings show that while most consumers recognize the importance of halal labels, many lack comprehensive understanding of the certification process. Halal labels influence both spiritual comfort and purchasing choices. However, younger consumers often prioritize price and taste over certification, indicating a need for improved education and outreach. The study concludes that enhancing awareness, accessibility, and education regarding halal labeling—especially among youth and small-scale producers—can promote ethical and religious consumer behavior. Collaboration among stakeholders is recommended to strengthen the halal certification system and foster a trusted halal ecosystem