Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik wisata Sakura Hill sebagai potensi pengembangan special interest tourism di Jorong Data Baringin. Special interest tourism merupakan bentuk pariwisata yang menekankan pengalaman personal dan kegiatan khusus, seperti wisata alam, petualangan, dan fotografi. Sakura Hill dikenal dengan panorama alam yang memikat, keberadaan bunga sakura tropis, serta suasana tenang yang mendukung kegiatan rekreasi berbasis ketenangan dan keindahan alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola dan pengunjung, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sakura Hill memiliki daya tarik alam yang unik, aksesibilitas yang relatif baik, serta potensi besar sebagai destinasi special interest tourism jika dikelola secara berkelanjutan dan melibatkan partisipasi masyarakat lokal. Kendala yang ditemukan meliputi minimnya dukungan, promosi yang terbatas, dan belum adanya program edukasi terkait wisata. Oleh karena itu, strategi pengembangan berbasis masyarakat dan promosi digital yang intensif diperlukan untuk meningkatkan daya saing destinasi ini di tingkat lokal maupun regional. Financial report preparation training is a strategic effort to enhance the This study aims to analyze the tourist attraction of Sakura Hill as a potential for developing special interest tourism in Jorong Data Baringin. Special interest tourism emphasizes personal experiences and specific activities, such as nature tourism, adventure, and photography. Sakura Hill is renowned for its captivating natural scenery, the presence of tropical cherry blossoms, and a tranquil atmosphere that supports recreation based on peace and natural beauty. This study employed a qualitative descriptive approach with data collection techniques including direct observation, interviews with managers and visitors, and documentation. The results indicate that Sakura Hill possesses unique natural attractions, relatively good accessibility, and significant potential as a special interest tourism destination if managed sustainably and with local community involvement. Challenges identified include limited support, minimal promotion, and the absence of educational programs related to tourism. Therefore, community-based development strategies and intensive digital promotion are necessary to enhance the competitiveness of this destination at both local and regional levels