Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, dengan risiko yang meningkat akibat rendahnya pengetahuan orang tua dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan orang tua dan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Wamolo, Kabupaten Buton Tengah. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 70 balita yang dipilih dengan metode simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan catatan kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kejadian ISPA (p=0,002; OR=0,15; CI 95%: 0,048–0,474) serta antara kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA (p=0,037; OR=3,82; CI 95%: 1,20–12,13). Anak dari keluarga perokok memiliki risiko 3,82 kali lebih tinggi mengalami ISPA dibandingkan anak dari keluarga tanpa kebiasaan merokok. Pengetahuan orang tua dan kebiasaan merokok memiliki hubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Intervensi edukasi dan pengendalian kebiasaan merokok diperlukan untuk menurunkan prevalensi ISPA. Acute Respiratory Infections (ARI) are one of the leading causes of death among toddlers, with risks exacerbated by low parental knowledge and smoking habits. This study aims to analyze the relationship between parental knowledge and smoking habits with the incidence of ARI among toddlers in the working area of Wamolo Health Center, Central Buton Regency. The study employed a cross-sectional design involving 70 toddlers selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires and health records and analyzed using chi-square tests at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed a significant relationship between knowledge and ARI incidence (p=0.002; OR=0.15; 95% CI: 0.048–0.474) as well as between smoking habits and ARI incidence (p=0.037; OR=3.82; 95% CI: 1.20–12.13). Children from smoking households were 3.82 times more likely to develop ARI compared to children from non-smoking households. Parental knowledge and smoking habits are significantly associated with ARI incidence among toddlers. Educational interventions and smoking habit control are needed to reduce ARI prevalence.