Detrina F. Uramako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Mandiri, Poso

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DUKUNGAN KELUARGA DENGAN EFIKASI DIRI PASIEN TB PARU YANG MENJALANI PENGOBATAN DI POLIKLINIK PARU : FAMILY SUPPORT AND SELF EFFICACY OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS UNDERGOING TREATMENT AT THE PULMONARY CLINIC Nining Nirmalasari; Mohammad Wafri Matorang; Detrina F. Uramako
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v7i2.413

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi tantangan kesehatan global, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Keberhasilan pengobatan TB sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dukungan keluarga yang berperan dalam meningkatkan efikasi diri pasien. Efikasi diri yang baik dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dan mengurangi risiko putus obatPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan efikasi diri pasien TB paru yang menjalani pengobatan di Poliklinik Paru RSUD Poso. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 44 pasien TB paru yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mendapatkan dukungan keluarga yang baik (79,5%), dan mayoritas memiliki efikasi diri yang tinggi (88,6%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan efikasi diri pasien TB paru (p= <0,001). Pasien dengan dukungan keluarga yang baik memiliki efikasi diri lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki dukungan keluarga kurang. Perawat dan tenaga kesehatan diharapkan lebih aktif dalam mengedukasi keluarga pasien tentang pentingnya dukungan mereka dalam proses penyembuhan. Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a global health challenge, particularly in developing countries such as Indonesia. The success of TB treatment is influenced by various factors, one of which is family support, which enhances patients’ self-efficacy. Good self-efficacy can improve patients’ adherence to treatment and reduce the risk of treatment discontinuation. This study analyzes the relationship between family support and self-efficacy in pulmonary TB patients undergoing treatment at the Pulmonary Clinic of RSUD Poso. This study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The research sample comprised 44 pulmonary TB patients selected using simple random sampling. Data were collected through interviews using a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted descriptively and inferentially using Fisher’s exact test. The results showed that most patients received good family support (79.5%), and most had high self-efficacy (88.6%). Statistical analysis indicated a significant relationship between family support and self-efficacy in pulmonary TB patients (p< 0.001). Patients with good family support had higher self-efficacy than those with lower family support. Nurses and healthcare professionals are expected to be more active in educating patients’ families about the importance of their support in the healing process.