Euis Nurlaela
Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Kendari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Status kesehatan reproduksi, status gizi, dan perilaku merokok pada remaja di wilayah pesisir: Status of reproductive health, nutritional status, and smoking behavior among adolescents in coastal areas I Made Rai Sudarsono; Rasmaniar; Teguh Fathurrahman; Lena Atoy; Euis Nurlaela; Ahmad; Hasan
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v8i1.418

Abstract

Remaja merupakan kelompok populasi yang memiliki potensi untuk mencapai kesehatan optimal, namun sering kali menghadapi berbagai perilaku berisiko yang dapat memengaruhi kesehatan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesehatan dan perilaku kesehatan remaja yang tinggal di wilayah pesisir Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, dilakukan pada bulan Januari–Februari 2024. Sampel terdiri dari 97 remaja yang dipilih secara acak menggunakan metode proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta pengukuran status gizi dan anemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki kesehatan reproduksi yang baik (89,3%) dan status gizi yang normal (69,1%). Namun, terdapat tantangan pada remaja laki-laki dengan prevalensi status gizi kurang sebesar 26,8%. Selain itu, 30,4% remaja perempuan mengalami anemia, dan 64,3% berada dalam kategori normal untuk status kekurangan energi kronik (KEK). Dari sisi perilaku merokok, semua remaja perempuan tidak merokok, sementara 24,4% remaja laki-laki termasuk perokok ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis komunitas diperlukan untuk meningkatkan status gizi dan mencegah anemia pada remaja, khususnya di wilayah pesisir. Pendekatan komprehensif yang melibatkan promosi kesehatan reproduksi, edukasi gizi, serta pengendalian perilaku merokok penting dilakukan untuk mendukung kesehatan optimal remaja sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.