Masa remaja merupakan periode kritis dengan perubahan fisik dan psikologis yang memengaruhi perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku seksual pada remaja kelas XI di SMA YPPK Taruna Dharma Kota Jayapura. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan sampel 71 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner valid dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara perilaku seksual remaja dengan peran orang tua (p=0,037), tingkat pengetahuan (p=0,042), sikap (p=0,037), dan pengaruh teman sebaya (p=0,008). Peran aktif orang tua sangat penting dalam pendidikan seksualitas, peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi, serta penguatan sikap positif remaja untuk mencegah perilaku berisiko. Penelitian ini merekomendasikan program intervensi berbasis sekolah yang melibatkan orang tua dan teman sebaya sebagai agen perubahan. Adolescence is a critical period with physical and psychological changes that affect sexual behavior. This study aims to analyze the factors that influence sexual behavior in grade XI adolescents at SMA YPPK Taruna Dharma, Jayapura City. The study employed a cross-sectional design with a sample of 71 students selected through purposive sampling. Data were collected using a valid questionnaire and analyzed using the chi-square test. The result showed a significant relationship between adolescent sexual behavior and the role of parents (p=0,037), level of knowledge (p=0,042), attitude (p=0,037), and peer influence ( p= 0,008). These findings underline the importance of the active role of parents in sexuality education, increasing reproductive health knowledge, and strengthening positive attitudes in adolescents to prevent risky behavior. This study recommends a school-based intervention program involving parents and peers as agents of change.