Pempek merupakan makanan khas yang berasal dari Kota Palembang sehingga Kota Palembang dijuluki sebagai kota pempek. Pempek yang dikonsumsi bahan utamanya salah satunya adalah ikan. Ikan biasanya pada saat-saat tertentu harganya berfluktuasi dan stoknya terbatas, maka salah satu alternatifnya dalam pengembangan kewirausahaan pempek adalah dengan menggunakan nasi dan jamur tiram putih sebagai bahan pengganti ikan sehingga hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan usaha pempek berbahan nasi dan jamur tiram putih di desa Karang Kemiri agar dapat meningkatkan penghasilan warga. Pengabdian ini bertujuan agar masyarakat desa Karang Kemiri memanfaatkan bahan nasi dan jamur tiram putih sebagai alternatif jika harga ikan berfluktuasi dan ketersediaannya terbatas. Metode dalam pengabdian ini adalah dalam bentuk penyuluhan dengan diberi beberapa materi terkait pelatihan pembuatan pempek berbahan nasi dan jamur tiram putih yang dilaksanakan dengan 3 tahapan antara lain persiapan pelaksanaan PKM, observasi lokasi dan pelatihan. Pelatihan terdiri dari pelatihan pembuatan pempek nasi dan jamur tiram putih, pelatihan administrasi (Pembukuan), Pelatihan tentang pengenalan bentuk kemasan dan Pelatihan tentang pengenalan pemasaran secara online. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat Desa Karang Kemiri berpartisipasi aktif dalam pelatihan pembuatan pempek dan menjadi lebih paham tentang pengolahan pangan, nilai gizi nasi serta jamur tiram putih sebagai bahan alternatif pembuatan pempek dan melaksanakan tindak lanjut hasil evaluasi, perluasan market penjualan dan inovasi produk. Kemudian beberapa saran yang dapat dilakukan adalah membuat kuesioner untuk mengukur tingkat keberhasil program pengabdian, menggunakan sosial media, memilih tempat strategis, menjalin hubungan baik dengan pelanggan dan mengembangkan jalur distribusi intensif.