Rahmayana Rahmayana
IAIN TAKENGON

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN BUDAYA LITERASI : (STUDI PERAN PERPUSTAKAAN KELILING DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN ACEH TENGAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT) Rahmayana Rahmayana
Inteligensia: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/itg.v7i2.190

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya membudayakan kegiatan literasi pada masyarakat. Rendahnya budaya literasi dipengaruhi oleh keterbatasan sarana untuk membaca. Untuk itu perlu peran perpustakaan keliling sebagai sarana pemerataan layanan perpustakaan hinggadaerah terpencil. Perpustakaan terkendala dengan keterbatasan jumlah kendaran untuk berkeliling. Rumusan masalah penelitian ini adalah peran dan strategi perpustakaan keliling dalam meningkatkan minat baca, serta kecenderungan minat bacaan masyarakat yang kemudian diaplikasikan melalui tujuan penelitian yaitu untuk medeskripsikan dan menganalisis rumusan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun sumber data yaitu 7 pengelola dan 24 pengunjung perpustakaan keliling, menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perpustakaan keliling berperan sebagai fasilitator, mediator, dan motivator dalam pemerataan layanan 2) Strategi perpustakaan keliling dalam meningkatkan minat baca adalah mengunjungi masyarakat pada lokasi tidak terjangkau, strategi sistem layanan membaca di tempat, sirkulasi, dan story telling, strategi promosi melalui media sosial. Serta strategi shelving koleksi 3) Minat bacaan masyarakat dari kalangan anak dan remaja cenderung menyukai buku fiksi seperti karya sastra, pada usia ini kecencenderungan membacabuku non fiksi dipengaruhi oleh kebutuhan pembelajaran di lembaga pendidikan seperti jenis bacaan ilmu sosial, ilmu murni, kesenian, karya ilmiah, karya umum, agama, bahasa, dan sejarah. Usia dewasa muda kecenderungan membaca buku fiksi berkurang. Sedangkan usia dewasa akhir cenderung membaca buku keagamaan dan tidak menyukai buku fiksi.