Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFISIENSI ANGGARAN PEMERINTAH TAHUN 2025 DAN DINAMIKA TINGKAT HUNIAN HOTEL Yohanes Argowardono; Henry Yuliamir
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7373

Abstract

Industri perhotelan merupakan sektor strategis yang memiliki keterkaitan erat dengan kebijakan fiskal pemerintah, khususnya melalui aktivitas perjalanan dinas, rapat, dan kegiatan MICE. Pada tahun 2025, pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan belanja perjalanan dinas dan kegiatan operasional pemerintah, sehingga berimplikasi langsung terhadap permintaan jasa perhotelan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tahun 2025 terhadap tingkat hunian hotel, mengkaji persepsi pelaku industri perhotelan terhadap kebijakan tersebut, serta mengidentifikasi strategi adaptasi yang dilakukan hotel dalam menghadapi penurunan permintaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi manajer hotel, pemilik hotel, manajer pemasaran, manajer keuangan, serta perwakilan asosiasi perhotelan yang memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan hotel selama periode kebijakan efisiensi anggaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dipersepsikan sebagai kebijakan yang penting secara makro, namun memberikan dampak signifikan terhadap penurunan tingkat hunian hotel, terutama pada segmen pasar pemerintah. Penurunan okupansi berdampak pada kinerja keuangan dan operasional hotel serta menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor pendukung. Untuk merespons kondisi tersebut, pelaku industri perhotelan menerapkan strategi adaptasi berupa diversifikasi pasar, efisiensi operasional, inovasi produk dan layanan, serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah dan pelaku industri guna menjaga keberlanjutan industri perhotelan di tengah kebijakan efisiensi fiskal.