Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN SERTA PARTISIPASI ANGGOTA KOPERASI Hardy Fachri Arnom; Bambang Sadarta; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.7430

Abstract

Transformasi digital menuntut koperasi untuk mengadopsi teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi fondasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi komunikasi yang efektif dengan mengintegrasikan pendekatan interpersonal dan digital guna meningkatkan kepercayaan serta partisipasi anggota koperasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik di Koperasi "X" di Jawa Barat, yang telah aktif menerapkan komunikasi hybrid. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota, observasi partisipan terhadap interaksi dalam rapat dan platform digital, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal (seperti rapat tatap muka dan kunjungan) merupakan fondasi krusial untuk membangun kepercayaan afektif (berbasis ikatan emosional dan empati). Sementara itu, komunikasi digital (melalui aplikasi dan grup WhatsApp) efektif dalam membangun kepercayaan kognitif (berbasis persepsi kompetensi dan transparansi) serta efisiensi layanan. Temuan kunci mengungkap bahwa strategi hybrid yang sinergis di mana saluran digital digunakan untuk penyebaran informasi dan transparansi, sedangkan saluran interpersonal digunakan untuk penguatan hubungan, penjelasan kompleks, dan pengambilan keputusan menciptakan efek saling memperkuat. Sinergi ini secara signifikan meningkatkan kedua dimensi kepercayaan, yang pada gilirannya mendorong partisipasi anggota yang lebih aktif, baik secara finansial maupun dalam pengambilan keputusan kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesuksesan koperasi di era digital tidak terletak pada pilihan dikotomis antara tradisi dan teknologi, tetapi pada kapasitasnya untuk merajut keduanya dalam sebuah strategi komunikasi terpadu yang inklusif dan adaptif. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya desain komunikasi yang disengaja oleh pengurus, investasi pada literasi digital anggota, dan komitmen untuk mempertahankan ruang interaksi sosial langsung.