Hennilawati
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEANING STRUCTURE AND SPEECH FUNCTIONS OF MANGANDUNG PABAGAS BORU IN ANGKOLA WEDDING TRADITION Hennilawati; Srimaharani Tanjung; Ernawati Br Surbakti
Indonesian EFL Journal Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v12i1.20

Abstract

This study examines the meaning structure and speech functions of mangandung pabagas boru, an oral lament performed by Angkola brides during wedding ceremonies. While previous research on Batak andung traditions has largely emphasized musical form, ritual sequence, and general cultural description, the semantic organization and communicative functions of mangandung in the context of kinship and gender socialization remain underexplored. Drawing on speech act theory and Peircean semiotics within an ethnographic approach, this research analyzes recorded performances of mangandung pabagas boru alongside in‑depth interviews with expert performers and community elders. Data were collected through participant observation, audio recording, and ethnographic interviewing in several Angkola communities. The analysis demonstrates that mangandung simultaneously realizes expressive and directive speech acts: it articulates the bride’s grief, affection, and anxiety at separation from her natal family, while also conveying moral instruction and social expectations for her future role as wife, daughter‑in‑law, and mother. Key lexical items and metaphors—such as holong (deep familial affection), tarpaina (motherly capability), and honas (being under the gaze of many eyes)—encode local wisdom regarding kinship obligations, female virtue, and community surveillance. As an indexical ritual performance, mangandung publicly marks the bride’s transition to married status and affirms continuing ties to her natal kin. The study argues that revitalising this tradition is crucial not only for cultural preservation but also for maintaining indigenous systems of moral education embedded in ritual discourse.
Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example Terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Padangsidimpuan: The Effect of the Example Non-Example Learning Model on the Descriptive Text Writing Skills of Grade VII Students at SMP Negeri 11 Padangsidimpuan Jennifer Rose Marito Saruksuk; Ilham Sahdi Lubis; Hennilawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2925

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Padangsidimpuan, terutama dalam mengembangkan ide, memilih kosakata, menyusun kalimat, serta menggunakan ejaan dan tanda baca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran Example Non Example, membandingkan keterampilan menulis siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh model tersebut terhadap keterampilan menulis teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 53 siswa, sedangkan sampel penelitian ialah 24 siswa kelas VII-2 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, tes unjuk kerja menulis, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 53,09 meningkat menjadi 79,39 pada posttest. Uji-t menunjukkan t hitung 40,53 > t tabel 1,714. Implikasinya, model Example Non Example efektif membantu siswa mengamati objek, mengembangkan gagasan, dan menyusun teks deskripsi secara terarah.