Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pencatatan keuangan pada UMKM X serta menganalisis penerapan aplikasi akuntansi Kledo dalam proses pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian dilakukan pada UMKM X, sebuah usaha mikro di bidang Food & Beverage yang memproduksi dimsum dan kopi di Kota Depok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan Kledo, pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual berbasis kas, belum terdokumentasi dengan baik, dan belum menghasilkan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Setelah implementasi aplikasi Kledo selama periode Januari hingga Maret 2026, seluruh transaksi pembelian, penjualan, dan beban operasional dapat dicatat secara sistematis sehingga laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan dapat dihasilkan secara otomatis. Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) masih disusun secara manual sebagai pelengkap laporan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengakuan dan pengukuran transaksi telah sesuai dengan ketentuan SAK EMKM, sedangkan aspek penyajian belum sepenuhnya memenuhi standar karena aplikasi Kledo versi gratis belum menyediakan fitur penyusunan CALK secara otomatis. Aplikasi Kledo mampu meningkatkan ketertiban pencatatan transaksi dan mempermudah penyusunan laporan keuangan pada UMKM, meskipun masih memerlukan penyusunan CALK secara manual agar seluruh komponen laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM.