Zufriady
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA BERBASIS MUSIK RIAU BAGI SISWA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS Zufriady
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2017): April
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

Competency of primary school teachers in teaching low SBK can not increase the creativity of students. When viewed from the musical wealth of Riau which are many and varied, lessons should SBK can be done well. It is not so considered by the art educators and is the background for the model-based development of student creativity Riau music performed by R & D through the stages of survey, design models, testing, and validation. The use of this model can enhance students' creativity as the ability to develop rhythm, choose the color of the instrument, tool making, composing music, and composing music grooves. This model also helps the teacher in the learning process and simultaneously lift Riau music. SBK learning can enhance students' creativity and preserve the values of social, educational, religious, and human values contained in Riau music, if teachers can perform well. Instead of learning SBK who have not yet developed the art of Riau tradition as a foundation for creative, cultural roots will gradually disappear.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN NOMOR ACAK UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS RIAU Zufriady
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2018): April
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

Pengembangan model pembelajaran nomor acak dimotivasi oleh keinginan untuk meningkatkan proses belajar-mengajar dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dan pembelajaran. Pendekatan model ini menekankan kesiapan siswa dalam proses pembelajaran. Secara teoritis model pengembangan ini didasarkan pada dua teori konstruktivisme dan rendahnya kesiapan yang dikembangkan oleh Thorndike. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan yang dirujuk dari teori bord dan gall. Pada saat ini tahap yang digunakan adalah empat tahap: tahap pertama studi pustaka, tahap kedua merancang model, tahap ketiga dari aplikasi & uji kelayakan, tahap keempat dari kompilasi dan publikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan instrumen yang telah dikembangkan tentang pengembangan model pembelajaran telah efektif digunakan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan kuesioner yang dibagikan di atas kategori yang telah ditentukan dengan persentase klasik 79,83%. dan dari hasil FGD yang dilakukan ada beberapa masukan dan perbaikan yang telah diperbaiki.