Sri Rahayu
Sekolah Pascasarjana, Program Studi Magister Manajemen Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK DANA DESA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN: STUDI EMPIRIS DI DESA LABUHAN SUMBAWA I Putu Gede Diatmika; Sri Rahayu
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v9i1.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa sebagai instrumen desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan penurunan kemiskinan di wilayah perdesaan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel kabupaten perdesaan selama periode 2018 hingga 2023. Analisis dilakukan dengan model regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model serta dilengkapi dengan robust standard errors untuk mengatasi masalah heteroskedastisitas. Variabel independen utama adalah Dana Desa per kapita, sedangkan variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi lokal dan tingkat kemiskinan. Variabel kontrol meliputi Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pendidikan, dan jumlah penduduk. Hasil analisis menunjukkan bahwa Dana Desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dengan koefisien sebesar 0,042 (p < 0,01). Artinya, peningkatan Dana Desa per kapita sebesar 1 persen diikuti oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal sebesar 0,042 persen dengan asumsi variabel lain tetap. Pada model kemiskinan, Dana Desa berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien sebesar minus 0,028 (p < 0,05), yang berarti peningkatan Dana Desa berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Namun, ketika variabel pertumbuhan ekonomi dimasukkan dalam model, pengaruh Dana Desa terhadap kemiskinan menurun menjadi minus 0,015 dan menjadi kurang signifikan, sementara pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh negatif yang kuat terhadap kemiskinan dengan koefisien minus 0,37 (p < 0,01). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan tidak langsung, di mana Dana Desa menurunkan kemiskinan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan desentralisasi fiskal tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang disalurkan, tetapi juga pada kemampuan pengelolaan dan kualitas tata kelola di tingkat lokal.