Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM MONITORING KINERJA BERBASIS DATA MENGGUNAKAN LOOKER DATA STUDIO PADA PT PLN (PERSERO) ULP CAKRANEGARA Edo Hermawan; Sri Rahayu
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v9i1.2401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring kinerja berbasis data yang mengintegrasikan konsep Business Process Management (BPM), Business Intelligence (BI), dan pengukuran kinerja berbasis Key Performance Indicators (KPI) menggunakan Looker Data Studio pada PT PLN (Persero) ULP Cakranegara. Penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research (DSR) yang berfokus pada perancangan artefak berupa sistem monitoring kinerja berbasis data sebagai solusi terhadap permasalahan monitoring operasional yang masih manual dan terfragmentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dan evaluatif untuk menilai sejauh mana sistem yang dirancang mampu mendukung kebutuhan operasional organisasi. Pengukuran dalam penelitian ini digunakan sebagai bagian dari proses evaluasi sistem, bukan untuk menguji hubungan kausal antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring kinerja berbasis data menggunakan Looker Data Studio mampu mengintegrasikan berbagai data operasional ke dalam satu platform yang terstruktur, interaktif, dan real-time. Sistem yang dirancang dengan pendekatan BPM dan BI membantu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, konsistensi informasi, serta mempercepat proses monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, visualisasi informasi melalui dashboard interaktif memudahkan pengguna dalam melakukan evaluasi kinerja operasional secara cepat dan tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan kajian transformasi digital dan sistem monitoring berbasis data, serta dapat menjadi referensi implementasi sistem monitoring operasional bagi unit kerja lain dengan karakteristik proses bisnis serupa.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA LABUHAN SUMBAWA I Putu Gede Diatmika; Sri Rahayu
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2400

Abstract

Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pengembangan industri rumah tangga ikan kering di Desa Labuhan Sumbawa Kabupaten Sumbawa dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kemandirian usaha, dan pendapatan keluarga masyarakat pesisir berbasis potensi lokal perikanan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan perempuan dalam pengolahan ikan kering, keterbatasan manajemen usaha, rendahnya kualitas pengemasan produk, serta terbatasnya akses pemasaran yang menyebabkan nilai tambah hasil perikanan masyarakat belum optimal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengolahan ikan kering yang higienis, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran produk berbasis digital guna mendukung peningkatan ekonomi keluarga masyarakat pesisir. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan dan identifikasi masalah, sosialisasi program, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai bulan Maret hingga Mei 2026, dengan melibatkan 20 orang perempuan pelaku usaha ikan kering di Desa Labuhan Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta telah mampu menerapkan teknik pengolahan dan pengemasan produk yang lebih baik dan higienis dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, sekitar 75% peserta mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produk dan 70% peserta telah mampu melakukan pencatatan keuangan usaha secara sederhana. Program ini juga berhasil membentuk satu kelompok usaha perempuan sebagai wadah kerja sama produksi dan pemasaran produk ikan kering masyarakat. Dari aspek ekonomi, pendapatan tambahan peserta meningkat rata-rata sebesar 30% setelah program dilaksanakan. Namun demikian, keterbatasan modal usaha, sarana produksi, dan akses pemasaran masih menjadi kendala sehingga diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait.