Nina Dwi Lestari
Departemen Tanah, Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPON TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) PADA PERLAKUAN DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR BERTEKNOLOGI NANO Nina Dwi Lestari; Danu Dwi Putra; Ieke Wulan Ayu; Yulia Nuraini; Nisfi Fariatul Ifadah
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v9i1.2429

Abstract

Inceptisol merupakan salah satu jenis tanah pertanian yang banyak dimanfaatkan di Indonesia. Namun, penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah, termasuk ketersediaan fosfor dan aktivitas mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pupuk organik cair (POC) berteknologi nano yang diperkaya dengan mikroba terhadap sifat kimia tanah, populasi bakteri pelarut fosfat, serapan fosfor, dan pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Inceptisol. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Venus Orchid, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Januari–Maret 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (pupuk anorganik), P2 (POC 6 ml/10 kg tanah), P3 (POC 20 ml/10 kg tanah), dan P4 (POC 30 ml/10 kg tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC berteknologi nano berpengaruh nyata terhadap pH tanah, P tersedia, populasi bakteri pelarut fosfat, serapan P, serta pertumbuhan tanaman tomat. Perlakuan P3 (20 ml/10 kg tanah) memberikan hasil terbaik dengan populasi bakteri pelarut fosfat sebesar 8,91 × 10? cfu g?¹ dan serapan P sebesar 18,54 g tanaman?¹. Populasi bakteri pelarut fosfat berkorelasi positif dengan serapan P tanaman (r = 0,80; R² = 73,98%). Dengan demikian, aplikasi POC berteknologi nano dosis 20 ml/10 kg tanah berpotensi meningkatkan efisiensi pemanfaatan fosfor serta mendukung pertumbuhan tanaman tomat pada Inceptisol.
RESPON BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) VARIETAS TAJUK TERHADAP PEMBERIAN SUPLEMEN PUPUK ORGANIK CAIR BERTEKNOLOGI NANO DAN KASCING Nina Dwi Lestari; Tri Agung Setiawan; Ieke Wulan Ayu; Yulia Nuraini
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v9i1.2439

Abstract

Salah satu kendala dalam produksi bawang merah varietas tajuk pada penelitian ini yakni ketidaksesuaian sifat alami tekstur tanah yang sedikit kandungan liatnya, dan masalah pada ketersediaan dan serapan hara oleh tanaman khususnya Nitrogen. Penambahan Kascing dan pupuk organik cair berteknologi nano berpotensi meningkatkan produksi tanaman sekaligus mendukung aktivitas mikroorganisme penambat Nitrogen dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kascing dan pupuk organik cair berteknologi nano terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah varietas Tajuk. Penelitian dilakukan pada Oktober 2025 - Maret 2026 di Desa Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Dosis pupuk yang diberikan terdiri dari 10 t ha-1 kascing, 4000 L ha-1pupuk organik cair berteknologi Nano, 200 kg ha-1 SP-36, 250 kg ha-1 urea, 250 kg ha-1 ZA, dan 160 kg ha-1 KCl. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lenght root volume, dry root volume, jumlah umbi, berat kering umbi, dan serapan nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kascing, pupuk organik cair berteknologi nano, dan pupuk anorganik sesuai dosis (P5) memberikan hasil terbaik terhadap peningkatan rerata tinggi tanaman hingga 30,8 cm; rerata jumlah daun 29,8 helai; lenght root volume 0,855 cm cm-3; dry root volume 0,001 g cm-3; jumlah umbi 1245 buah m-2, berat kering umbi 3.11 kg m-2; dan rerata serapan nitrogen 0,95 g tanaman-1. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi kascing, pupuk organik cair berteknologi nano sebagai suplemen penggunaan pupuk anorganik dapat menjadi strategi pemupukan yang efektif pada upaya peningkatan produksi bawang merah Varietas Tajuk di Inceptisol- berlempung, Batu-Malang.