Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas pelayanan rumah sakit. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kinerja adalah job embeddedness, yaitu tingkat keterikatan individu terhadap organisasi dan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job embeddedness terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit TK. II Prof. Dr. J. A. Latumeten. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 240 karyawan yang terdiri dari PNS dan Non-PNS dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi. Hasil uji validitas Instrumen job embeddedness berkisar antara 0,412–0,782. Hasil uji validitas kinerja karyawan menunjukkan r hitung berada pada rentang 0,398–0,754. Maka kedua kuesioner dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas instrumen job embeddedness sebesar 0,892 sedangkan pada instrumen kinerja sebesar 0,874, maka dinyatakan reliabel. Analisis data meliputi uji chi-square dan path analysis dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara job embeddedness dan kinerja (p = 0,001). Responden dengan job embeddedness baik cenderung memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan responden yang memiliki job embeddedness buruk. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa job embeddedness berpengaruh langsung terhadap kinerja dengan koefisien sebesar 0,296 (p = 0,001), yang berarti setiap peningkatan satu poin job embeddedness akan meningkatkan kinerja sebesar 0,296 poin. Disimpulkan bahwa job embeddedness memiliki pengaruh yang bermakna terhadap kinerja karyawan.