Yayat Rahmat Hidayat
Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Etika Bisnis Islam dan Promosi terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Radhia Rahmi Khairunnisa; Yayat Rahmat Hidayat; Eva Misfah Bayuni
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 4, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v4i2.8393

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh implementasi etika bisnis Islam dan promosi terhadap minat pedagang di Balubur Town Square (Baltos) Bandung untuk menggunakan layanan bank syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya penggunaan bank syariah di kalangan pedagang, meskipun mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 94 pedagang yang dipilih secara purposive Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan diolah menggunakan software SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, promosi berpengaruh signifikan terhadap minat pedagang, sementara implementasi etika bisnis Islam tidak memiliki pengaruh signifikan. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan bank syariah, dengan kontribusi sebesar 57,3%. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan promosi yang intensif dan edukatif lebih efektif dalam meningkatkan minat pedagang dibanding sekadar penerapan nilai etika bisnis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi promosi dan literasi keuangan syariah bagi pelaku UMKM. Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan penelitian ini.   Abstract. This study aims to examine the influence of Islamic business ethics implementation and promotion on traders’ interest in using Islamic banking services at Balubur Town Square (Baltos), Bandung. The research is motivated by the low utilization of Islamic banks among traders, despite Indonesia having the largest Muslim population. This study uses a quantitative method with a survey approach involving 94 purposively selected traders. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed using SPSS version 27. The results indicate that promotion has a significant partial effect on traders’ interest, while the implementation of Islamic business ethics does not show a significant effect. However, both variables simultaneously have a significant influence, contributing 57.3% to the traders' interest in using Islamic banks. These findings suggest that intensive and informative promotion strategies are more effective in increasing interest than ethical alignment alone. The study recommends enhancing promotional efforts and Islamic financial literacy among MSME actors. The authors express gratitude to all parties who supported the completion of this research.
Pengaruh Literasi Keuangan, Akses Layanan, dan Lingkungan Sosial terhadap Preferensi Masyarakat dalam Menggunakan Bank Emok Krisna Kurnia; Yayat Rahmat Hidayat
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bank sebagai lembaga keuangan yang salah satu fungsinya adalah menghimpun dana masyarakat memiliki sumber penghimpunan dana sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat. Bank syariah memperoleh sumber pendanaan dari modal inti dan dana pihak ketiga yang telah dikelompokkan dalam dana titipan serta kuasi ekuitas. Kampung Barulaskana terletak di Kecamatan Parongpong, Desa Karyawangi, dengan mayoritas masyarakat beragama Islam. Namun, masih banyak masyarakat Barulaksana yang lebih memilih produk pembiayaan yang tidak sesuai syariah seperti Bank Emok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, akses layanan, dan lingkungan sosial terhadap preferensi masyarakat, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data primer berupa kuesioner yang dianalisis menggunakan regresi berganda melalui perangkat lunak SPSS Versi 27 dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi keuangan, akses layanan, dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap preferensi masyarakat. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 76,6%, menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut secara bersama-sama menjelaskan 76,6% variasi dalam preferensi masyarakat. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi masyarakat dalam menentukan penggunaan lembaga keuangan yang tepat untuk berkelanjutan.Abstract. Bank as a financial institution whose function is to collect public funds must have a source of fund collection before being distributed back to the community. Islamic banks obtain funding sources from core capital and third party funds classified as deposit funds and quasi equity. Barulaskana Village is located in Parongpong District, Karyawangi Village, where most of the people are Muslim. However, many Barulaksana residents still prefer financing products that are not in accordance with sharia such as Bank Emok. This study aims to analyze the influence of financial literacy, service access, and social environment on community preferences, both partially and simultaneously. The method used is quantitative with primary data in the form of questionnaires analyzed using multiple regression through SPSS Version 27 software with a significance level of 95%. The results indicate that partially, financial literacy, service access, and the social environment significantly influence community preferences. Simultaneously, all independent variables had a significant effect, with an Adjusted R-Square value of 76.6%, indicating that these factors together explain 76.6% of the variation in community preferences. These findings provide important insights for the community in determining the appropriate use of financial institutions for sustainability.