Abstrak. Bank sebagai lembaga keuangan yang salah satu fungsinya adalah menghimpun dana masyarakat memiliki sumber penghimpunan dana sebelum disalurkan kembali kepada masyarakat. Bank syariah memperoleh sumber pendanaan dari modal inti dan dana pihak ketiga yang telah dikelompokkan dalam dana titipan serta kuasi ekuitas. Kampung Barulaskana terletak di Kecamatan Parongpong, Desa Karyawangi, dengan mayoritas masyarakat beragama Islam. Namun, masih banyak masyarakat Barulaksana yang lebih memilih produk pembiayaan yang tidak sesuai syariah seperti Bank Emok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, akses layanan, dan lingkungan sosial terhadap preferensi masyarakat, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data primer berupa kuesioner yang dianalisis menggunakan regresi berganda melalui perangkat lunak SPSS Versi 27 dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi keuangan, akses layanan, dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap preferensi masyarakat. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R-Square sebesar 76,6%, menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut secara bersama-sama menjelaskan 76,6% variasi dalam preferensi masyarakat. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi masyarakat dalam menentukan penggunaan lembaga keuangan yang tepat untuk berkelanjutan.Abstract. Bank as a financial institution whose function is to collect public funds must have a source of fund collection before being distributed back to the community. Islamic banks obtain funding sources from core capital and third party funds classified as deposit funds and quasi equity. Barulaskana Village is located in Parongpong District, Karyawangi Village, where most of the people are Muslim. However, many Barulaksana residents still prefer financing products that are not in accordance with sharia such as Bank Emok. This study aims to analyze the influence of financial literacy, service access, and social environment on community preferences, both partially and simultaneously. The method used is quantitative with primary data in the form of questionnaires analyzed using multiple regression through SPSS Version 27 software with a significance level of 95%. The results indicate that partially, financial literacy, service access, and the social environment significantly influence community preferences. Simultaneously, all independent variables had a significant effect, with an Adjusted R-Square value of 76.6%, indicating that these factors together explain 76.6% of the variation in community preferences. These findings provide important insights for the community in determining the appropriate use of financial institutions for sustainability.