Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dimensi Filsafat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam: Kajian Peran Manusia dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan Lora Santika; Muhammad Sarjan
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1205

Abstract

The global environmental crisis—marked by deforestation, land degradation, pollution, and climate change—is a consequence of unsustainable natural resource (NR) exploitation. Population growth and the dominance of pragmatic economic paradigms are key drivers of environmental destruction. This article examines the role of philosophy in NR management as an alternative approach that is more ethical and sustainable. Using a literature review method, this study analyzes environmental philosophical perspectives—particularly anthropocentric, biocentric, and ecocentric ethics—and their relevance in shaping policies and ecological awareness. The findings show that integrating philosophical values can foster moral awareness toward nature, strengthen justice-based environmental policies, and support holistic development approaches. The study also highlights failures in NR management due to ethical crises, such as overfishing in Indonesian waters and deforestation linked to food estate projects. Community-based management models and local wisdom—such as sasi and subak systems—are shown to be more aligned with ecocentric and sustainable principles. Therefore, a paradigm shift is needed—from an exploitative approach to a philosophical one that sees humans as part of, not rulers over, ecosystems. Integrating philosophy into NR management is not only essential for environmental preservation but also for ensuring the sustainability of future generations.
PENGUATAN LITERASI PERIKANAN BERKELANJUTAN MELALUI EDUKASI DAN SOSIALISASI PADA SISWA SMKN 1 KEMPO DI KAWASAN PESISIR  KABUPATEN DOMPU Salahudin Salahudin; Sholihati Lathifa Sakina; Lora Santika; Saora Finanda; Andi Ruslan; Rahmatia Rahmatia
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10596

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun pemanfaatannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait rendahnya literasi masyarakat mengenai prinsip-prinsip perikanan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMKN 1 Kempo terhadap pengelolaan perikanan berkelanjutan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April 2026 dengan melibatkan 27 siswa Jurusan Perikanan Air Tawar. Metode yang digunakan meliputi pemberian pre-test menggunakan Google Form, penyampaian materi melalui presentasi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi akhir. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya sektor perikanan, dampak pemanfaatan yang tidak berkelanjutan, konsep pengelolaan perikanan berkelanjutan, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan perikanan, regulasi penangkapan ikan di Nusa Tenggara Barat, dan kawasan konservasi perairan Teluk Saleh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman awal siswa masih tergolong rendah hingga sedang dengan nilai pre-test berada pada kisaran 0–80. Setelah pelaksanaan sosialisasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dengan dominasi nilai pada kisaran 60–90. Perbandingan hasil pre-test dan post-test memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman pada sebagian besar siswa terkait konsep, regulasi, dan upaya pengelolaan perikanan berkelanjutan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi perikanan berkelanjutan pada siswa SMKN 1 Kempo. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dikembangkan sebagai upaya penguatan kapasitas generasi muda dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di wilayah pesisir.
Analisis Tingkat Keramahlingkungan Alat Tangkap Ikan Kakap Merah Berdasarkan Code of Conduct For Responsible Fisheries di Teluk Saleh Lora Santika; Sitti Hilyana; Soraya Gigentika
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i4.979

Abstract

his study aims to assess the environmental friendliness of fishing gears used in the red snapper (Lutjanus malabaricus) fishery in Saleh Bay based on the principles of the Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Data were collected in seven villages around Saleh Bay using a snowball sampling method targeting fishers actively engaged in red snapper fishing. Data analysis followed a weighted scoring system based on nine CCRF criteria. The results show that troll line fishing gear achieved the highest score, followed by handline, set gillnet, and dropline. In contrast, speargun, bottom longline, and boat liftnet obtained lower scores. Overall, all fishing gears assessed were classified as environmentally friendly, although their performance varied across criteria. These findings indicate that the sustainability of the red snapper fishery in Saleh Bay is influenced not only by the type of fishing gear used, but also by operational practices and effective control of fishing intensity in accordance with CCRF principles.