Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan media video interaktif berbasis etnosains dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas IV di SDN Manggekompo. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya kreativitas belajar siswa akibat metode pembelajaran yang masih dominan bersifat ceramah dan minimnya penggunaan media pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan media video interaktif yang mengintegrasikan nilai-nilai etnosains lokal Bima pada materi “Gaya di Sekitar Kita”. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan uji kepraktisan melibatkan guru dan siswa. Keefektifan media diuji melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen kreativitas yang mencakup enam indikator. Data dianalisis secara kuantitatif-deskriptif dan didukung oleh uji statistik parametrik (paired samples t-test). Hasil validasi menunjukkan bahwa media tergolong sangat layak, dengan skor rata-rata 4.75 (media) dan 4.73 (materi). Uji kepraktisan menunjukkan bahwa guru dan siswa merespon positif terhadap kemudahan penggunaan dan keterlibatan belajar yang ditimbulkan. Secara keefektifan, terdapat peningkatan skor kreativitas pada seluruh indikator, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0.518 poin. Uji t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada dua indikator (p < 0.001), serta terjadi penurunan koefisien variasi yang menandakan peningkatan konsistensi capaian siswa. Kesimpulannya, media video interaktif berbasis etnosains ini layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam inovasi pembelajaran IPA kontekstual di sekolah dasar berbasis nilai-nilai budaya lokal.