I Wayan Weta
Program Studi Ilmu Gizi Klinis, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mulai Dari Dapur, Cegah Kanker Payudara: Nutrisi Bijak untuk Perempuan di Desa Bongkasa Pertiwi Anak Agung Sagung Mirah Prabandari; M Candra Wijanadi; Josephine Claudia Sirait; Agustinus I Wayan Harimawan; I Wayan Weta; Ni Ketut Sumartini; Syuma Adhy Awan; Rini Martina Siallagan; I Putu Prayoga Ratha; I Wayan Gede Sutadarma
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.91-97

Abstract

Latar belakang: kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan, dengan pola makan dan gaya hidup sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai hubungan nutrisi dan pencegahan kanker payudara masih menjadi tantangan, terutama pada masyarakat pedesaan. Tujuan: kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai pentingnya nutrisi sehat dalam pencegahan kanker payudara melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Kerangka konsep pemecahan masalah: kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi sederhana, senam kesehatan, serta pemeriksaan pola makan dan komposisi tubuh menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pola hidup sehat. Hasil dan pembahasan: kegiatan dilaksanakan pada 1 Juni 2025 di Balai Desa Bongkasa Pertiwi dan diikuti oleh ibu rumah tangga, remaja putri, kader desa, serta tokoh masyarakat. Materi edukasi mencakup manfaat pangan lokal seperti ubi ungu, prinsip gizi seimbang, pola konsumsi sehat, dan pencegahan kanker payudara melalui gaya hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 55,7% pada pre-test menjadi 88,3% pada post-test, disertai antusiasme tinggi peserta selama sesi edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Kesimpulan: edukasi berbasis komunitas -efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nutrisi sehat sebagai upaya preventif kanker payudara serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan melalui keterlibatan kader kesehatan dan media edukasi digital.