Ni Nyoman Putri Widyastiti
Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Pendampingan ASI Eksklusif melalui Program Keluarga Binaan sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bresela Ni Nyoman Putri Widyastiti; Putu Nita Cahyawati
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.134-140

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 22%.  Nilai ini meningkat 0,4% dari tahun sebelumnya. Prevalensi stunting di Kabupaten Gianyar mencapai 22,2%. Hal ini yang mendasari pilot project pengentasan stunting dimulai di lokasi ini. ASI eksklusif merupakan salah satu intervensi penting dalam pencegahan stunting. Walaupun demikian, cakupan pemberian ASI eksklusif masih belum optimal. Pendekatan berbasis keluarga dapat menjadi salah satu strategi inovatif dalam meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Program ini memungkinkan adanya pendampingan langsung melalui edukasi, motivasi, serta pemantauan secara berkelanjutan. Keluarga angkat yang terlibat dalam kegiatan edukasi ini difokuskan pada keluarga yang bertempat tinggal di wilayah Desa Bresela. Kegiatan dilaksanakan setiap minggu, selama 1 bulan. Keluarga angkat bertempat tinggal di Banjar Gadungan, Desa Bresela, Payangan. Kepala keluarga tinggal bersama istri, 2 orang anak, ayah dan ibu tiri, serta 9 kepala keluarga lain dalam satu pekarangan. Kegiatan edukasi telah berhasil meningkatkan pengetahuan keluarga angkat berdasarkan peningkatan nilai pretest  dan postest.  Selama pendampingan, pemantauan antropometri seperti pengukuran berat badan dan lingkar lengan atas juga dilakukan secara rutin  untuk memantau kondisi gizi keluarga binaan khususnya istri KK yang saat ini sedang hamil. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu kegiatan edukasi dan pendampingan ASI eksklusif pada keluarga angkat telah terlaksana dengan baik. Indikator keberhasilan program telah tercapai seluruhnya. Kegiatan ini juga telah mampu meningkatkan pengetahuan keluarga angkat tentang ASI eksklusif, penggunaan alat pompa ASI dan penyimpana n ASI perah. Pelatihan dan pemberian bantuan alat pompa ASI juga telah terlaksana dengan lancar.