This Author published in this journals
All Journal Media Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Tabir Surya Krim Fraksi Ekstrak Bractea Bougainvillea Spectabilis Willd  Secara In Vitro dan In Vivo Ni Nyoman Yuliani; Jefrin Sambara
Media Sains Vol. 26 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/g1tyjq64

Abstract

Paparan radiasi berlebihan pada kulit dapat menimbulkan eritema dan pigmentasi pada kulit. Fraksi dari ekstrak etanol Bougainvillea spectabilis Willd mengandung senyawa-senyawa bioaktif yang berkhasiat sebagai obat, seperti senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki ikatan rangkap terkonjugasi yang mampu menyerap secara spesifik radiasi sinar UV sehingga dapat diaplikasikan chemical absorber. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas tabir surya dari ekstrak etanol bractea Bougainvillea spectabilis Willd secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri UV- Visible yang ditentukan dengan menghitung nilai % Transmisi eritema (% Te), nilai % Transmisi pigmentasi (% Tp), dan nilai Sun Protection Factor (SPF). Serta pengujian secara in vivo dengan mengamati efek terjadinya eritema pada kulit tikus putih (Rattus norvegicus) yang disinari dengan sinar UV. Hasil analisis secara in vitro menunjukkan bahwa krim ekstrak etanol Bougainvillea spectabilis Willd mampu memberikan aktivitas tabir surya dengan konsentrasi 1,5%, 1,0%, 0,5% dengan nilai SPF berturut-turut yaitu 21,22 (proteksi ultra); 16,69 (proteksi ultra) dan 12,48 (proteksi maksimal) dibandingkan kontrol Para amino benzoat acid (PABA) 6,95 (proteksi ekstra), dengan nilai persen eritema (% Te) konsentrasi 1,5%, 1,0%, 0,5% dengan nilai berturut-turut yaitu 6,85 (suntan standard); 7,26 (suntan standard) dan 10,42 (fast tanning) dibandingkan kontrol krim Para amino benzoat acid (PABA) 28,15 (fast tanning), dengan nilai persen pigmentasi (% Tp) konsentrasi 1,5%, 1,0%, 0,5% dengan nilai berturut-turut yaitu 7,29 (sunblock); 7,56 (sunblock) dan 11,62 (sunblock) dibandingkan kontrol Para amino benzoat acid (PABA) yaitu 60,10 (proteksi ekstra). Kemudian pada pengujian secara in vivo dengan analisis ANOVA satu arah didapatkan bahwa Ekstrak etanol bractea Bougainvillea spectabilis Willd mampu menghambat timbulnya eritema pada hewan uji secara signifikan (p<0,05) terhadap semua kelompok perlakuan, dengan diameter eritema yang terbentuk pada konsentrasi 1,5%, 1,0%, 0,5% menghasilkan skor eritema 1 yang berarti eritema yang dihasilkan sangat sedikit.