Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Agile Pada Sistem Informasi Absensi Guru Berbasis Web Untuk Meningkatkan Efisiensi Di SMP Sebelas Maret Raven Firgiansyah; Afiani Agus Abdillah; Nahrifah Rizky Namira; Putri Reyvioleta Fazza
LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Logic : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mendorong instansi pendidikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan administrasi sekolah. Salah satu proses administrasi yang penting adalah pengelolaan absensi guru. Pada SMP Sebelas Maret, proses absensi masih dilakukan secara manual menggunakan buku absensi sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi data, serta kesulitan dalam monitoring kehadiran guru secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi absensi guru berbasis web menggunakan metode Agile. Metode Agile dipilih karena mampu mendukung pengembangan sistem secara iteratif dan inkremental melalui kolaborasi aktif dengan pengguna. Sistem yang dibangun memiliki fitur login, pengelolaan data guru, absensi menggunakan QR Code, verifikasi absensi, laporan absensi, dan riwayat login pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data absensi, meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat penyusunan laporan, serta memudahkan proses monitoring kehadiran guru. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat menjadi solusi efektif dalam pengelolaan absensi guru di SMP Sebelas Maret.
Peningkatan Literasi Teknologi Di Kampung Belajar Masjid Babussalam Melalui Edukasi Sistem Pakar Dan AI Ines Heidiani Ikasari; Perani Rosyani; Derysa Maulana Putra Setya; Putri Reyvioleta Fazza
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 : September (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limited technological literacy and inadequate understanding of Artificial Intelligence (AI) in non-formal education hinder communities from utilizing digital technologies effectively for learning and problem-solving. This condition was identified among participants of Kampung Belajar Masjid Babussalam, where most participants were familiar with digital devices but lacked fundamental knowledge of AI and expert systems. This community service program aimed to improve technological literacy through expert system and Artificial Intelligence education. The program employed socialization, educational counseling, demonstrations, hands-on practice, interactive discussions, and evaluation using pre-tests, post-tests, and participant questionnaires. The activity involved 27 elementary, junior high, and senior high school students at Kampung Belajar Masjid Babussalam, Pamulang. The results indicated a 19.09% increase in participants' understanding, reflected by an improvement in total scores from 110 in the pre-test to 131 in the post-test. Participant satisfaction reached 96.39%, indicating that the practice-based learning approach effectively enhanced participants' understanding of Artificial Intelligence and expert systems while encouraging more productive, creative, and responsible use of digital technology.