Adelia Syahda Fahrun Nisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Inclusive Leadership Terhadap Work Engagement Melalui Affective Organizational Commitment Adelia Syahda Fahrun Nisa; Dwiarko Nugrohoseno
Kompetensi (Competence : Journal of Management Studies) Vol 20, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/kompetensi.v20i1.35002

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran inclusive leadership terhadap work engagement melalui affective organizational commitment pada karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan work engagement karyawan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan serta persaingan bisnis yang semakin tinggi. Selain itu, penelitian terdahulu mengenai hubungan inclusive leadership, affective organizational commitment, dan work engagement masih menunjukkan hasil yang beragam sehingga diperlukan penelitian lanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh karyawan berjumlah 69 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inclusive leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap affective organizational commitment serta work engagement. Affective organizational commitment juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement. Selain itu, affective organizational commitment terbukti mampu memediasi pengaruh inclusive leadership terhadap work engagement. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan kepemimpinan inklusif dapat memperkuat keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi, yang kemudian mendorong peningkatan keterlibatan mereka dalam pekerjaan. Secara praktis, organisasi perlu memperkuat penerapan inclusive leadership dan meningkatkan affective organizational commitment untuk menciptakan work engagement yang lebih tinggi, produktif, serta berkelanjutan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara optimal.Â