Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya masih dipengaruhi oleh rendahnya kesuburan tanah dan ketidakseimbangan unsur hara, terutama pada tanah InceptisolsPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk majemuk mikro yang dikombinasikan dengan pupuk N, P, K terhadap Mn total tanah dan pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Inceptisols asal Jatinangor. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, NPK rekomendasi, kombinasi pupuk majemuk mikro dengan NPK rekomendasi, serta kombinasi pupuk majemuk mikro dengan ¾ dosis NPK rekomendasi. Pengamatan meliputi Mn total tanah, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan jumlah cabang. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk majemuk mikro dan N, P, K berpengaruh nyata terhadap Mn total tanah dan pertumbuhan tanaman tomat. Perlakuan E (1½ pupuk majemuk mikro + NPK rekomendasi) menghasilkan Mn total tanah tertinggi sebesar 2,010 ppm. Sementara itu, perlakuan F (1 pupuk majemuk mikro + ¾ NPK rekomendasi) memberikan hasil pertumbuhan terbaik, meliputi tinggi tanaman 100,51 cm, diameter batang 1,51 cm, jumlah daun 45,04 helai, dan jumlah cabang 22,13 cabang pada umur 49 HST. Kombinasi pupuk majemuk mikro dengan pengurangan dosis N, P, K hingga ¾ rekomendasi mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan unsur hara sehingga mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman tomat secara optimal pada tanah Inceptisols asal Jatinangor.