Ivan Mambaul Munir
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kasus dan Dampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia Joko Mulyono; Abdul Aziz; Ivan Mambaul Munir
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 2 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0802.1666-1677

Abstract

Kemunculan kembali (resurgensi) Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia sejak tahun 2022 hingga awal 2025 telah berkembang menjadi ancaman sistemik yang mendisrupsi stabilitas industri peternakan nasional. Dengan akumulasi kasus mencapai puluhan ribu ekor dan total kerugian ekonomi yang diproyeksikan menyentuh angka Rp9,9 triliun, wabah ini tidak hanya melumpuhkan produktivitas sapi potong dan perah, tetapi juga mengancam ketahanan pangan serta kesejahteraan jutaan peternak kecil. Eskalasi kasus di wilayah sentra peternakan Pulau Jawa mengungkap kerentanan fundamental pada sistem biosekuriti, efektivitas pengawasan lalu lintas ternak, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia veteriner di lapangan. Tanpa transformasi kebijakan yang fokus pada penguatan sistem komando terpadu, penegakan hukum di jalur perdagangan nonformal, dan kemandirian produksi vaksin domestik, Indonesia berisiko menghadapi kerugian sosial ekonomi yang jauh lebih masif dan kehilangan kredibilitas di pasar internasional. Ringkasan kebijakan ini memberikan analisis mendalam mengenai determinan utama wabah serta menyajikan rekomendasi strategis yang sangat relevan dan layak ditindaklanjuti oleh para pengambil kebijakan guna menjamin resiliensi sektor peternakan di masa depan.