Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Hubungan Budaya Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Ruangnamu Anandira Putri Riswana; Erlangga Rahimi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 2 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/2v7jcv24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh budaya kerja serta motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Ruangnamu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi kepada beberapa karyawan Ruangnamu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya kerja dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Ketika sebuah perusahaan atau organisasi memiliki budaya kerja yang baik dan positif, maka karyawan juga akan merasa nyaman untuk bekerja. Motivasi kerja juga berpangaruh terhadap kinerja karyawan, ketika karyawan memiliki motivasi kerja yang baik, maka kinerja karyawan akan meningkat.
Analisis gaya kepimpinan dan pengawasan kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan di Toko Indomaret Fresh Citra Grand 3 Muhamad Arbani; Erlangga rahimi
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 10 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/9t24wn79

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam menunjang pencapaian tujuan organisasi, khususnya di sektor ritel yang menuntut produktivitas tinggi dan pelayanan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gaya kepemimpinan dan pengawasan kerja berperan dalam meningkatkan kinerja karyawan di Toko Indomaret Fresh Citra Grand 3. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan karyawan, serta dokumentasi internal toko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan toko cenderung bersifat transformasional, ditandai dengan komunikasi terbuka, dukungan motivasional, serta keterlibatan pimpinan dalam penyelesaian masalah di lapangan. Sementara itu, sistem pengawasan kerja yang dilaksanakan secara rutin dan partisipatif terbukti mampu meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja karyawan. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam konsistensi pelaksanaan evaluasi kinerja. Secara keseluruhan, kombinasi antara gaya kepemimpinan yang inspiratif dan pengawasan kerja yang efektif memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan dalam lingkungan kerja ritel.
Analisis kepuasaan kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan PT. Hermano Jaya Energi Rizki Afandi; Erlangga Rahimi
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 1 (2025): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/7mf43139

Abstract

Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan dan daya saing perusahaan. Kepuasan kerja dan motivasi kerja menjadi dua aspek utama yang berperan dalam membentuk perilaku kerja produktif, disiplin, dan berkualitas. PT Hermano Jaya Energi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa teknik dan proyek memerlukan strategi untuk menjaga tingkat kepuasan dan motivasi karyawan agar kinerja tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Hermano Jaya Energi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sepuluh karyawan dari berbagai divisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang aman, hubungan kerja yang harmonis, dan kompensasi yang layak, sedangkan motivasi kerja dipengaruhi oleh faktor intrinsik seperti rasa bangga dan tanggung jawab, serta faktor ekstrinsik seperti insentif, penghargaan, dan peluang promosi. Kedua variabel tersebut terbukti berkontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil kerja, dan loyalitas karyawan.