Teuku Norman
Institut Keuangan, Perbankan, Dan Informatika Asia Perbanas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Implementasi Pengelolaan Kinerja ASN terhadap Kepuasan Kerja Dimediasi Motivasi Kerja dan Dimoderasi Keadilan Organisasi pada Pegawai Kantor Pusat Kementerian Pariwisata Nita Septiyanti; Teuku Norman
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 16 No. 11 (2026): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/xpbvnf49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi pengelolaan kinerja ASN terhadap kepuasan kerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi dan keadilan organisasi sebagai variabel moderasi pada Pegawai Kantor Pusat Kementerian Pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 313 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan kinerja ASN tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta mampu memediasi hubungan antara implementasi pengelolaan kinerja ASN dan kepuasan kerja. Sementara itu, keadilan organisasi tidak terbukti memoderasi pengaruh implementasi pengelolaan kinerja ASN terhadap kepuasan kerja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan kinerja ASN tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis pegawai, khususnya motivasi dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, implementasi pengelolaan kinerja ASN perlu diarahkan tidak hanya pada penilaian formal, tetapi juga pada pemberian umpan balik, pembinaan, dan pengembangan pegawai secara berkelanjutan guna meningkatkan kepuasan kerja pegawai di lingkungan sektor publik.