Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Annisa Salsahena; Anisa Fitri
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.227

Abstract

Pembelajaran IPAS pada materi sistem pencernaan manusia di sekolah dasar menuntut peserta didik untuk memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak sehingga memerlukan strategi, media, dan sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Kenyataannya, proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks sehingga menyebabkan rendahnya motivasi, partisipasi, serta pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa kelas V Sekolah Dasar pada materi sistem pencernaan manusia sebagai dasar pengembangan pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada guru dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan memahami struktur dan fungsi organ pencernaan serta proses pencernaan makanan karena materi bersifat abstrak dan media pembelajaran yang digunakan masih terbatas. Guru juga menyatakan perlunya media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Selain itu, siswa menginginkan pembelajaran yang memanfaatkan gambar, video, animasi, permainan edukatif, serta kegiatan praktikum sederhana agar materi lebih mudah dipahami. Oleh karena itu, analisis kebutuhan belajar menjadi dasar penting dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sehingga mampu meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar pada materi sistem pencernaan manusia. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif dan berbasis literasi sains diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sistem pencernaan manusia di kelas V sekolah dasar.
KAJIAN STUDI LITERATUR: KAJIAN SENI TARI DAN BERBAGAI FUNGSINYA Anisa Fitri; Daffra Aminah
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, fungsi, dan nilai edukatif yang terkandung dalam seni tari tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi pada kelompok seni tari di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni tari tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter, pelestarian identitas budaya, serta media komunikasi simbolik antaranggota masyarakat. Selain itu, struktur gerak tari tradisional ditemukan memiliki makna filosofis yang berakar pada nilai-nilai lokal, seperti harmonisasi hubungan manusia dengan alam dan sesama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni tari memiliki kontribusi penting dalam memperkuat jati diri budaya dan perlu terus dilestarikan melalui upaya pengembangan dan pendidikan seni di berbagai jenjang.