Yessy Monica Ambar Yani
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Ekstrak Daun Seledri (Apium graveolens L.) sebagai Alternatif Antikoagulan Alami terhadap Parameter Hitung Jumlah Leukosit Yessy Monica Ambar Yani; Ragil Saptaningtyas; Gela Setya Ayu Putri
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1212

Abstract

Penggunaan EDTA sebagai antikoagulan standar di laboratorium memiliki beberapa keterbatasan, sehingga diperlukan alternatif bahan alami yang lebih aman dan ekonomis, salah satunya adalah ekstrak daun seledri (Apium graveolens L.) yang mengandung flavonoid sebagai agen pengelat kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak daun seledri sebagai antikoagulan alternatif berdasarkan nilai pH dan akurasi jumlah leukosit. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test only control group design. Sampel darah vena dibagi menjadi empat kelompok perlakuan: kontrol (EDTA 10%) serta ekstrak seledri konsentrasi 40% (P1), 50% (P2), dan 60% (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan kenaikan nilai pH, di mana konsentrasi 60% (P3) menghasilkan pH netral (7,0) yang paling mendekati pH fisiologis darah. Rerata jumlah leukosit pada P1, P2, dan P3 berturut-turut adalah 7.267 sel/mm³, 7.683 sel/mm³, dan 8.200 sel/mm³, dibandingkan kontrol sebesar 8.400 sel/mm³. Hasil uji Post Hoc LSD menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh nyata terhadap jumlah leukosit (p < 0,05), dengan hasil pada konsentrasi 60% (P3) tidak berbeda signifikan dibandingkan kontrol EDTA (p>0,05). Simpulan penelitian ini adalah ekstrak daun seledri konsentrasi 60% merupakan konsentrasi paling optimal yang memiliki efektivitas setara dengan EDTA dalam mempertahankan jumlah leukosit.