Ratna Wijayanti
Prodi Magister Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPETENSI STAF DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEFARMASIAN DI RSAU DR ESNAWAN ANTARIKSA Ratna Wijayanti; Herni Pujiati; Yohanes Ferry Cahaya
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 15, No 1 (2026): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2026
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol15no1.1233

Abstract

Pharmaceutical risk management is a fundamental aspect of the healthcare system, particularly due to the increasing complexity of drug services in hospitals and pharmaceutical service facilities. Implementing risk management in hospital pharmacies is crucial to ensuring drug availability, patient safety, and operational efficiency. Surveys and interviews with pharmacy staff and patients revealed that several incidents related to the implementation of pharmaceutical risk management still occur. Therefore, this study aims to analyze the influence of leadership, staff competence, and organizational commitment on the implementation of pharmaceutical risk management, and to examine the indirect influence of leadership and staff competence on this implementation through organizational commitment as a mediator. The study used an associative, quantitative approach, collecting data via questionnaires and structured interviews. Data were analyzed using path analysis techniques. The sample was determined using saturated sampling/total sampling of a population of 60 IFRS staff members at Dr. Esnawan Antariksa. The results of the study found that (1) leadership does not have a direct and significant effect on organizational commitment; (2) Staff competence has a direct and significant effect on organizational commitment; (3) Leadership has a direct and significant positive effect on the implementation of pharmaceutical risk management. (4) Staff competence does not have a direct and significant effect on the implementation of risk management; (5) Organizational commitment does not have a direct and significant effect on the implementation of pharmaceutical risk management; (6) The indirect effect of leadership on the implementation of pharmaceutical risk management through the mediation of organizational commitment produces results that are not significant; (7) The indirect effect of staff competence on the implementation of pharmaceutical risk management through the mediation of organizational commitment produces results that are not significant. The implications of this study provide empirical evidence on how HRM and risk management theories apply in military organizations, especially military hospitals, which have unique cultures, hierarchies, and value systems.Manajemen risiko kefarmasian merupakan aspek fundamental dalam sistem pelayanan kesehatan terutama karena semakin meningkatnya kompleksitas pelayanan obat di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kefarmasian. Implementasi manajemen risiko di farmasi rumah sakit sangat penting untuk memastikan ketersediaan obat, keamanan pasien, dan efisiensi operasional. Dari hasil survey dan wawancara dengan staf farmasi dan pasien, ditemukan fakta dan data bahwa masih ada beberapa kejadian terkait penerapan manajemen risiko kefarmasian. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kompetensi staf, dan komitmen organisasi terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian serta menganalisis pengaruh tidak langsung kepemimpinan dan kompetensi staf terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian dengan mediasi komitmen organsiasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei untuk mengumpulkan data dengan kuesioner dan wawancara terstruktur. Data dianalisis menggunakan teknik analisis jalur. Penentuan sampel menggunakan sampel jenuh/total sampling terhadap populasi sejumlah 60 orang staf IFRS dr. Esnawan Antariksa. Hasil penelitian mendapatkan bahwa (1) kepemimpinan tidak berpengaruh langsung dan signifikan terhadap komitmen organisasi; (2) Kompetensi Staf berpengaruh langsung dan signifikan terhadap komitmen organisasi; (3) Kepemimpinan berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian; (4) Kompetensi staf tidak berpengaruh langsung dan signifikan terhadap penerapan manajemen risiko; (5) Komitmen organisasi tidak berpengaruh langsung dan signifikan terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian; (6) Pengaruh tidak langsung Kepemimpinan terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian melalui mediasi komitmen organisasi memberikan hasil tidak berpengaruh signifikan; (7) Pengaruh tidak langsung kompetensi staf terhadap penerapan manajemen risiko kefarmasian melalui mediasi komitmen organisasi memberikan hasil tidak berpengaruh signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan bukti-bukti empiris tentang bagaimana teori-teori MSDM dan manajemen risiko berlaku dalam organisasi militer khususnya rumah sakit militer, yang memiliki budaya, hierarki, dan sistem nilai yang khas
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN MEDIASI KEPUASAN PELANGGAN PADA MARKETPLACE SHOPEE (STUDI KASUS KARYAWAN RSAU DR. ESNAWAN ANTARIKSA) Ratna Wijayanti; Herni Pujiati
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 1 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no1.780

Abstract

This study aims to determine the effect of Product Quality and Price on Purchasing Decisions through Customer Satisfaction as a mediating variable in the Shopee Marketplace. This research is a quantitative study, and the data collection technique is a questionnaire. The sample in this study was 112 respondents who were employees of RSAU DR. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma. The research data was tested with validity, reliability, heteroscedasticity, autocorrelation, and multicollinearity tests. The results of this study indicate that based on the path analysis/path analysis results, it states that indirectly, product quality through customer satisfaction has no significant effect on Purchasing Decisions, and indirectly, price through customer satisfaction has no significant effect on purchasing decisions. In equation 1, product quality has a significant effect on customer satisfaction, and price has a significant effect on customer satisfaction. Equation 2 states that Product Quality has a significant effect on Purchasing Decisions, Price has a significant effect on Purchasing Decisions, and Customer Satisfaction also has a significant effect on Purchasing Decisions. So, it can be concluded that Product Quality and Price simultaneously significantly affect Customer Satisfaction. In contrast, Product Quality, Price, and Customer Satisfaction simultaneously significantly affect Purchasing Decisions.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi pada Marketplace Shopee. Penilitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 112 responden yang merupakan karyawan RSAU DR. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma. Data penelitian diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, heteroskedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikolinearitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil path analysis/analisis jalur menyatakan secara tidak langsung kualitas produk melalui kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan juga secara tidak langsung harga melalui kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Pada persamaan 1, Kualitas Produk memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan, begitupula Harga memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Untuk persamaan 2 menyatakan bahwa Kualitas Produk memiliki pengaruh siginifikan terhadap Keputusan Pembelian, Harga memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dan Kepuasan Pelanggan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kualitas Produk dan Harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan, sedangkan Kualitas Produk, Harga dan Kepuasan Pelanggan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.