Pengelolaan keuangan yang belum tertib dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital masih menjadi kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM Songkok Recca di Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam melakukan pencatatan transaksi, menyusun laporan keuangan, dan mengambil keputusan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta kemampuan UMKM dalam menggunakan aplikasi SI APIK sebagai media pencatatan keuangan berbasis digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi kordinasi dengan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi literasi keuangan, pelatihan menggunakan aplikasi, pendampingan praktik pencatatan transaksi, serta evaluasi menggunakan post-test. Kegiatan diikuti oleh pelaku UMKM Songkok Recca di Desa Paccing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator. Literasi keuangan meningkat dari 48% menjadi 94%, pemisahan keuangan usaha dari 42% menjadi 91%, pencatatan transaksi dari 39% menjadi 92%, penyusuanan laporan keuangan dari 10% menjadi 88%, pengenalan aplikasi dari 8% menjadi 79%, serta kemampuan menggunakan aplikasi dari 8% menjadi 70%. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan dan mampu mempraktikkan pencatatan keuangan dengan pendampingan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital efektif meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM serta mendorong penerapan sistem keuangan yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.