This Author published in this journals
All Journal Politik Islam
Lily Hemalia
UIN Mahmud Yunus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Politik Pasca Rekomendasi Muhammadiyah terhadap Calon Kepala Daerah Kabupaten Tanah Datar Periode 2025-2030 Lily Hemalia
Politik Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Politik Islam
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/pi.v5i1.17261

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana dinamika politik pasca rekomendasi Muhammadiyah terhadap calon kepala daerah di Kabupaten Tanah Datar periode 2025-2030, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap persyarikatan. Masalah utama dalam penelitian ini berfokus pada perubahan sikap dan pola relasi internal serta eksternal organisasi setelah surat rekomendasi tersebut ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci dari pengurus PDM, LHKP, dan PCM, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Pertukaran Politik yang dikemukakan oleh George Casper Homans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca rekomendasi Muhammadiyah terhadap pasangan calon kepala daerah Kabupaten Tanah Datar periode 2025–2030, terjadi dinamika politik internal di PDM dan PCM dengan adanya perbedaan sikap dan interpretasi terhadap rekomendasi yang di keluarkan oleh PDM dan konflik internal di ortom Muhammadiyah. Dampak terhadap perserikatan Muhammadiyah terlihat dari penguatan posisi moral, pendidikan dan sosial melalui dukungan pemerintah terhadap sekolah Muhammadiyah, bantuan sarana-prasarana, beasiswa siswa, serta fasilitasi kegiatan keagamaan, sehingga rekomendasi mendorong terciptanya kepemimpinan daerah yang responsif dan tetap menjaga keberlanjutan nilai-nilai persyarikatan. Penelitian ini merekomendasikan agar perbedaan pandangan internal organisasi diselesaikan melalui dialog dan etika organisasi demi menjaga persatuan persyarikatan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah dalam setiap kebijakan politik.