Abdullah Nasihin Asyrofi
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Peran Guru PAI Melalui Pembelajaran Kontekstual: Upaya Penguatan Karakter dan Etos Hidup Islami pada Sekolah Berbasis Pesantren Andhika Fatchur Widyanto; Abdullah Nasihin Asyrofi; Muhammad Khusain Muslimin; Nuril Qolbi
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi inovasi peran guru melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Khairunnas Tuban, dengan fokus khusus pada ekosistem sekolah berbasis pesantren. Pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif digunakan dalam studi ini, melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi. Subjek penelitian berfokus pada guru PAI dan 25 siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan alur interaktif model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL telah diterapkan dengan baik dan berhasil menguatkan karakter serta etos hidup Islami peserta didik. Temuan dari riset ini menegaskan kebaruan bahwa ekosistem pesantren, melalui tradisi keteladanan pendidik (uswah hasanah) dan pembiasaan lingkungan religius yang intensif, menjadi katalisator utama yang mempercepat keberhasilan internalisasi nilai CTL. Keterbatasan dalam praktik di lapangan terletak pada ragam metode dan penggunaan media inovatif yang belum konsisten. Studi ini merekomendasikan perlunya sinergi antara kurikulum modern dan tradisi pesantren untuk membentuk karakter Islami yang holistik secara berkelanjutan.