This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medis Umum
Antika Pratidina
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus Tipe 2, dan Hiperlipidemia Terhadap Tingkat Kejadian Stroke Iskemik di RS Muhammadiyah Lamongan Antika Pratidina; Nur Mujaddidah Mochtar; Detti Nur Irawati
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 3 No 1 (2026): JurnalMU : Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v3i1.32617

Abstract

Latar belakang: Stroke iskemik merupakan salah satu jenis stroke yang paling sering terjadi dan menjadi penyebab utama morbiditas serta disabilitas jangka panjang di Indonesia. Faktor risiko seperti hipertensi, diabetes mellitus tipe 2, dan hiperlipidemia memiliki peran penting dalam patogenesis stroke iskemik. Tujuan: Hubungan antara hipertensi, diabetes mellitus tipe 2, dan hiperlipidemia terhadap tingkat kejadian stroke iskemik di RS Muhammadiyah Lamongan. Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional secara retrospektif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 pasien, terdiri dari 80 pasien dengan stroke iskemik dan 16 pasien non-stroke iskemik. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan bivariat, serta mengetahui kontribusi masing-masing faktor risiko secara multivariat terhadap kejadian stroke iskemik. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2 dengan kejadian stroke iskemik (p<0,05). Sementara itu, hiperlipidemia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Berdasarkan uji chi-square yang dilakukan juga menunjukkan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko dominan dengan nilai p value < 0,05, diikuti oleh diabetes mellitus tipe 2. Kesimpulan: Bahwa hipertensi dan diabetes mellitus tipe 2 memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian stroke iskemik. Oleh karena itu, pengendalian tekanan darah dan kadar gula darah sangat penting dalam upaya pencegahan stroke iskemik.