Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) atonik dan pupuk organik cair (POC) nasi basi dan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu pada bulan Mei 2021 sampai bulan Juni 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama yaitu yaitu konsentrasi ZPT atonik yang terdiri dari 4 taraf yaitu A1 = Zat Pengatur Tumbuh Atonik 2 ml/L air dan A2 = Zat Pengatur Tumbuh Atonik4 ml/L air. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk Organik Cair Nasi Basi yang terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = tanpa pupuk organik cair nasi basi, P1 = pupuk organik cair nasi basi 150 ml/polybag, P2 = pupuk organik cair nasi basi 250 ml/polybag, P3 = pupuk organik cair nasi basi 350 ml/polybag. Terdapat 8 kombinasi perlakuan yang kemudian diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman, sehingga keseluruhan menjadi 72 polybag. Perlakuan yang memberikan pengaruh nyata di uji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi terbaik yaitu pada perlakuan A2P3 (zat pengatur tumbuh atonik 4 ml/L air dan pupuk organik cair nasi basi 350 ml/L air) terhadap kadar klorofil dan bobot basah tanaman. Perlakuan tunggal A2 (Zat pengatur tumbuh atonik 4 ml/L air) memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, bobot basah dan bobot kering tanaman. Perlakuan tunggal P3 (pupuk organik cair nasi basi 350 ml/L air) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil, luas daun, bobot basah dan bobot kering tanaman.