Saniyyah Arun Clarinta
Administrasi Publik, UPN “Veteran” Jawa Timur, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) Melalui Aplikasi Plavon di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo Dini Raihanun Jannah; Rizka Dwi Agustin; Nabilah Izzati Zaewari; Saniyyah Arun Clarinta
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui aplikasi PLAVON di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan berdasarkan indikator inovasi pelayanan publik digital yang meliputi transparansi, partisipasi, antisipasi, kolaborasi, personalisasi, kesadaran konteks, dan kecerdasan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PLAVON memberikan kemudahan akses, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mendukung transparansi dalam pelayanan KIA. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengajukan layanan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Namun, pelaksanaan layanan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan literasi digital masyarakat, gangguan teknis aplikasi, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan layanan. Secara keseluruhan, inovasi pelayanan KIA melalui aplikasi PLAVON telah berjalan cukup baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, meskipun masih diperlukan pengembangan sistem, peningkatan sosialisasi, dan evaluasi berkelanjutan agar pelayanan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.