Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA MEDIS DAN TENAGA KESEHATAN PASCA PENGESAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 Ichsan Saputro; Shinta
JOURNAL IURIS SCIENTIA Vol. 4 No. 2 (2026): JOURNAL IURIS SCIENTIA
Publisher : Yayasan Merassa Indonesia Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62263/dwf00p28

Abstract

Legal protection for healthcare workers in Indonesia still faces serious challenges in the form of risks of criminalization, malpractice lawsuits, and violence in the workplace, despite the enactment of new regulations. This study aims to analyze the effectiveness of legal protection regulations for medical and healthcare workers following the enactment of Law Number 17 of 2023 concerning Health and to identify inhibiting factors and strengthening strategies. The research method used is normative juridical with a statutory approach and a conceptual approach. The results show that although the latest Health Law has attempted to synchronize norms through a professional protection mechanism, its implementation is still degraded by the ambiguity of the doctor-patient legal relationship and fragmented coordination between law enforcement institutions. The main inhibiting factors include low legal literacy among medical practitioners, minimal institutional advocacy in hospitals, and weak mechanisms for reporting violence. This study recommends the need for reconstruction of internal policies in healthcare facilities through the establishment of independent advocacy divisions and strengthening cross-sectoral synergy to ensure legal certainty and security for healthcare workers in carrying out their professional mandate.
Efektivitas Penyuluhan Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Hukum Siswa terhadap Bahaya Tawuran di SMK 2 Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor Ichsan Saputro; Adam Suwahyo
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10214

Abstract

Salah satu bentuk kenakalan remaja yang masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian baik secara fisik, psikologis, maupun hukum bagi para pelakunya adalah tawuran pelajar. Kurangnya pemahaman siswa mengenai konsekuensi hukum dari tindakan kekerasan menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya tawuran. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui kegiatan penyuluhan hukum guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan hukum dalam meningkatkan kesadaran serta kepatuhan hukum siswa terhadap bahaya tawuran di SMK 2 Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metode penyuluhan hukum yang disertai penyampaian materi mengenai dampak sosial dan konsekuensi hukum tawuran berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum memberikan peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya tawuran serta konsekuensi hukum yang dapat timbul dari tindakan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap yang lebih sadar hukum dan meningkatkan komitmen siswa untuk menghindari perilaku kekerasan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, penyuluhan hukum dapat menjadi salah satu strategi preventif yang efektif dalam menumbuhkan budaya sadar hukum di kalangan pelajar serta meminimalisir potensi terjadinya tawuran di lingkungan sekolah