Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Konsep Matematika dalam Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga di Desa Penfui Timur Jusrry Rosalina Pahnael; Robertus Dole Guntur; Maria Lobo; Maria Agustina Kleden; Astri Atti; Mira Wadu; Brian Juned Septory; Sulche Ifone Nafi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 19 No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v19i1.18757

Abstract

Abstract Women in Penfui Timur Village as household financial managers mostly only depend on their husband's income which has been used or deducted by the Bank or cooperative because it is used to build a house or other business. However, some of them lack creativity in increasing other income or investing their husband's money in the form of small businesses or investments. Therefore, mathematics lecturers in collaboration with economics lecturers will provide enlightenment in the form of delivering materials and exercises and sharing experiences in terms of managing household finances fairly, wisely, and creatively innovatively. Our hope is that after receiving learning and sharing experiences from competent lecturers in mathematics and economics, women in Penfui Timur Village will be strengthened and have ideas in managing household finances efficiently and fairly and be creative in building alternative household businesses that of course see the market share to improve the economy in the home. With the aim that no family is lacking in material so that the next generation of the nation can go to school and have creativity with good nutritional value in order to achieve intelligence for all Indonesian people because they have parents who are diligent, creative, fair and wise in managing finances as a whole. Keywords: Mathematical concepts, Finance, Household, Creative, Entrepreneurship
PEMODELAN PENGARUH AKSES KE FASILISTAS KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MENCARI PENGOBATAN MALARIA YANG BENAR PADA MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH MALARIA ENDEMIS TINGGI Robertus Dole Guntur; Maria Lobo; Brian Juned Septory; Irvandi Gorby Pasangka; Helga J Ndun; Damai Kusumaningrum
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p619-627

Abstract

Perilaku mencari pengobatan malaria (PMPM) yang tepat merupakan salah satu faktor kunci dalam upaya pengendalian dan eliminasi malaria, khususnya di wilayah pedesaan termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pengaruh akses ke fasilitas kesehatan terhadap PMPM yang tepat pada masyarakat pedesaan. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas 894 rumah tangga yang dipilih secara cluster random sampling di daerah malaria endemis tinggi NTT. Variabel terikat penelitian adalah PMPM yang benar, sedangkan variabel bebas meliputi jenis kelamin, kelompok umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, kepemilikan rumah modern, akses ke listrik, TV, dan handphone, kondisi geografis, dan jarak ke fasilitas kesehatan terdekat. Pemodelan dilakukan dengan model regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendidikan responden merupakan variable yang sangat berhubungan dengan PMPM yang benar pada kedua kelompok masyarakat ini. Dalam kelompok yang mempunyai akses yang mudah ke fasilitas kesehatan, perilaku mencari pengobatan malaria yang benar bagi mereka yang berpendidikan minimal diploma adalah 8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak pernah sekolah (Odd Ratio (OR): 8.64, 95% konfidence interval (KI) : 1.41 – 53.05). Pada kelompok dengan akses yang susah ke fasilitas kesehatan, mereka yang berpendidikan SMA berpeluang 3 kali lebih besar untuk berprilaku mencari pengobatan malaria yang benar jika dibandingkan dengan mereka yang tidak sekolah. (OR: 3.53, dengan 95% KI: 1.86- 6.75). Implikasi kebijakan dari temuan ini adalah perlunya intervensi kesehatan peningkatan kesadaran malaria untuk mempercepat pencapaian eliminasi malaria di Provinsi NTT