Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR Septi Anggraeni
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.24099

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat, menjadikannya masalah kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kejadian hipertensi pada kelompok usia produktif dan variabel risiko, termasuk riwayat keluarga, pola makan, tingkat aktivitas fisik, serta obesitas sentral. Dilakukan di Puskesmas Martapura 1, Kabupaten Banjar, penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 242 sampel. Studi ini menggunakan uji chi-square untuk analisis dan menguji metode pengambilan sampel accidental sampling. Berdasarkan temuan, 46,3% responden memiliki tekanan darah tinggi. Kejadian hipertensi berhubungan signifikan dengan obesitas sentral (p=0,000) dan riwayat keluarga (p=0,005). Namun demikian, tidak terdapat hubungan yang jelas antara kejdian hipertensi dengan aktivitas fisik (p=0,556) maupun pola makan (p=0,330). Temuan ini menunjukkan bahwa obesitas sentral dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko penting yang perlu ditangani dalam inisiatif pencegahan hipertensi di wilayah tersebut. Adapun saran yang perlu ditingkatkan di Puskesmas Martapura 1 ialah upaya pencegahan hipertensi dengan melakukan promosi kesehatan melalui minum obat hipertensi dan penyampaian informasi kesehatan pada masyarakat.Kata Kunci : Hipertensi; Faktor Risiko; Usia Produktif 
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR Septi Anggraeni
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.24099

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat, menjadikannya masalah kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kejadian hipertensi pada kelompok usia produktif dan variabel risiko, termasuk riwayat keluarga, pola makan, tingkat aktivitas fisik, serta obesitas sentral. Dilakukan di Puskesmas Martapura 1, Kabupaten Banjar, penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 242 sampel. Studi ini menggunakan uji chi-square untuk analisis dan menguji metode pengambilan sampel accidental sampling. Berdasarkan temuan, 46,3% responden memiliki tekanan darah tinggi. Kejadian hipertensi berhubungan signifikan dengan obesitas sentral (p=0,000) dan riwayat keluarga (p=0,005). Namun demikian, tidak terdapat hubungan yang jelas antara kejdian hipertensi dengan aktivitas fisik (p=0,556) maupun pola makan (p=0,330). Temuan ini menunjukkan bahwa obesitas sentral dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko penting yang perlu ditangani dalam inisiatif pencegahan hipertensi di wilayah tersebut. Adapun saran yang perlu ditingkatkan di Puskesmas Martapura 1 ialah upaya pencegahan hipertensi dengan melakukan promosi kesehatan melalui minum obat hipertensi dan penyampaian informasi kesehatan pada masyarakat.Kata Kunci : Hipertensi; Faktor Risiko; Usia Produktif