Elsti Alvionita
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pembuangan dan Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Mengatasi Masalah Sampah di SDN 04 Air Hitam Rapotan Hasibuan; Husnul Khathimah; Aulia Maharani; Ridho Afdhal Marunduri; Lia Listiani; Sumi Fitri Winanti; Elsti Alvionita; Faiz Agung Luthfiansyah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13, No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.20464

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang baik menimbulkan dampak negatif seperti banjir, pencemaran, dan penyebaran penyakit. Data dari SIPSN (Sistem Informasi Pengelolan Saampah Nasional) Sampah timbulan sampah nasional mencapai 34,63 juta ton pada tahun 2024, dengan sebagian besar belum terkelola optimal. Salah satu strategi yang efektif adalah penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Edukasi pemilahan sampah di sekolah dasar terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan siswa, sehingga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tujuan: pengabdian dilakukan supaya para siswa - siswi mampu memilah sampah dengan benar dan membuang sesuai jenis tempatnya. Metode: Metode yang digunakan berupa presentasi aktif desain one group pretest-posttest dengan analisis statistik sampel t-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil: Sebanyak 187 peserta mengikuti kegiatan ini, yang dilaksanakan melalui metode presentasi interaktif oleh pelaksana untuk memberikan pemahaman yang menarik, mudah dipahami, serta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan responden sebelum diberi edukasi berada pada rata-rata 1,97 dan sesudah edukasi meningkat menjadi 1,98 hal ini dapat dikatakan siswa memiliki pemahaman yang baik tentang pengolahan sampah dengan P value sebesar 0,001 (P<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan secara stastik antara sebelum dan sesudah intervensi.
Edukasi Pembuangan dan Pemilahan Sampah Sebagai Upaya Mengatasi Masalah Sampah di SDN 04 Air Hitam Rapotan Hasibuan; Husnul Khathimah; Aulia Maharani; Ridho Afdhal Marunduri; Lia Listiani; Sumi Fitri Winanti; Elsti Alvionita; Faiz Agung Luthfiansyah
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 13 No 1 (2026): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v13i1.20464

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang baik menimbulkan dampak negatif seperti banjir, pencemaran, dan penyebaran penyakit. Data dari SIPSN (Sistem Informasi Pengelolan Saampah Nasional) Sampah timbulan sampah nasional mencapai 34,63 juta ton pada tahun 2024, dengan sebagian besar belum terkelola optimal. Salah satu strategi yang efektif adalah penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Edukasi pemilahan sampah di sekolah dasar terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap peduli lingkungan siswa, sehingga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tujuan: pengabdian dilakukan supaya para siswa - siswi mampu memilah sampah dengan benar dan membuang sesuai jenis tempatnya. Metode: Metode yang digunakan berupa presentasi aktif desain one group pretest-posttest dengan analisis statistik sampel t-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil: Sebanyak 187 peserta mengikuti kegiatan ini, yang dilaksanakan melalui metode presentasi interaktif oleh pelaksana untuk memberikan pemahaman yang menarik, mudah dipahami, serta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan responden sebelum diberi edukasi berada pada rata-rata 1,97 dan sesudah edukasi meningkat menjadi 1,98 hal ini dapat dikatakan siswa memiliki pemahaman yang baik tentang pengolahan sampah dengan P value sebesar 0,001 (P<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan secara stastik antara sebelum dan sesudah intervensi.