Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis ketika tekanan darah dalam arteri meningkat secara konsisten di atas batas normal dan umumnya terjadi pada usia lanjut namun usia produktif (remaja dan dewasa) juga berisiko mengalami hipertensi, menurut WHO tahun 2019 prevalensi hipertensi global sebesar 31% dengan 1,3 miliar penderita di mana 43% di antaranya berada pada usia produktif (15–64 tahun) dan di Asia prevalensinya mencapai 34% (sekitar 1,22 miliar orang). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia produktif (15-64 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan desain case control. Populasi penelitian adalah masyarakat usia produktif (15–64 tahun) yang menderita dan tidak menderita hipertensi bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Oesapa. Sampel berjumlah 142 orang terdiri dari 71 kasus dan 71 kontrol, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan pada Februari 2025 hingga Maret 2025. Hasil uji Chi square menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan hipertensi adalah riwayat keluarga (p-value=0,000; OR=4,121) dan konsumsi ikan asin (p-value=0,032; OR=2,877). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan signifikan adalah konsumsi kopi (p-value=0,837; OR=0,844), konsumsi garam (p-value=1,000; OR=1,000), dan aktivitas fisik (p-value=0,068; OR=0,474). Disarankan masyarakat rutin memeriksa tekanan darah, mengurangi konsumsi kopi, garam, ikan asin, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk mencegah hipertensi.