Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Dampak Refactoring terhadap Kompleksitas Kode Moodle Muhammad Haikal Fikri; Ahmad Daffa Febrian; Muhammad Ainul Yaqin
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i3.1959

Abstract

Sistem manajemen pembelajaran berskala besar seperti Moodle memiliki struktur kode yang sangat kompleks. Refactoring merupakan teknik yang digunakan secara luas untuk memperbaiki struktur internal kode tanpa mengubah perilaku eksternalnya guna mengatasi masalah kompleksitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kuantitatif dari penerapan teknik Extract Method dan Pull Up Method terhadap kompleksitas kode di dalam modul assignment Moodle versi 5.1.2. Metodologi penelitian melibatkan analisis statis menggunakan alat PDepend untuk mengukur Weighted Methods per Class (WMC) dan Lines of Code (LOC) pada tingkat kelas, serta Cyclomatic Complexity Number (CCN) pada tingkat metode terhadap lima kelas event target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik Pull Up Method berhasil menurunkan nilai WMC dan LOC pada kelas feedback_viewed dan grading_form_viewed, sekaligus mengurangi nilai CCN pada metode validasinya sebesar 33% (dari 3 menjadi 2). Sebaliknya, teknik Extract Method yang diterapkan pada kelas assessable_submitted menurunkan nilai CCN metode utamanya sebesar 66% (dari 3 menjadi 1). Meskipun memperkenalkan overhead struktural yang meningkatkan LOC tingkat kelas hingga 14% dan menaikkan WMC akibat deklarasi metode pembantu baru, alur logika program menjadi jauh lebih linear. Sementara itu, kelas base menyentralisasikan kompleksitas validasi bersama, sehingga meningkatkan nilai WMC kelas tersebut dari 10 menjadi 12. Penelitian ini menyimpulkan bahwa walaupun refactoring memperkenalkan overhead struktural, teknik ini sukses memitigasi kompleksitas logis pada tingkat metode, sehingga meningkatkan modularitas kode dan keterpeliharaan jangka panjang.