This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Nurkholis Ramdhani
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Institusi Pendidikan Islam dan Kebudayaan Melayu: dari Pola Tradisional Era Kolonial ke Arus Modernisasi Auliani Oktara; Nurkholis Ramdhani; Maryamah Maryamah; Chairun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16817

Abstract

Lembaga pendidikan Islam di dunia Melayu telah mengalami transformasi yang signifikan dari sistem pendidikan tradisional pada masa kolonial menuju model pendidikan yang semakin modern dan responsif terhadap dinamika global. Meskipun kajian mengenai pendidikan Islam maupun budaya Melayu telah berkembang pesat, penelitian yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut secara komprehensif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mensintesis perkembangan transformasi lembaga pendidikan Islam dan budaya Melayu dalam konteks kolonialisme, modernisasi, dan globalisasi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020, sedangkan data dianalisis melalui sintesis tematik terhadap literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu pengaruh kolonialisme terhadap struktur pendidikan Islam, transformasi kurikulum yang bersifat nonlinier, integrasi nilai-nilai budaya Melayu dalam praktik pendidikan, respons terhadap globalisasi melalui pendekatan glokalisasi, serta masih terbatasnya integrasi kajian pendidikan dan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi lembaga pendidikan Islam di dunia Melayu merupakan proses dialektis yang dipengaruhi oleh interaksi antara warisan kolonial, modernisasi, dan identitas budaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner dan kebijakan pendidikan yang adaptif untuk memperkuat relevansi pendidikan Islam tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya lokal.