This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Feratika Erdiyanti Putri
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Era Digital: Literature review 2021-2026 Feratika Erdiyanti Putri; Intan Fatika Sari; Maura Putri Rizkia; Nur Hidayatun Nihayah; Siti Sartika Sari; Dianna Ratnawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17323

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita di era digital melalui literature review tahun 2021–2026. Metode yang digunakan adalah desain literature review deskriptif dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci terstruktur beroperator Boolean. Delapan artikel terpilih memenuhi kriteria inklusi berupa studi empiris berbahasa Indonesia dan Inggris yang mengkaji variabel pendidikan ibu dan stunting pada balita usia 0–59 bulan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ibu berpendidikan rendah memiliki risiko lebih tinggi memiliki balita stunting, dengan odds ratio mencapai 5,091. Pendidikan ibu berperan sebagai determinan tidak langsung yang membentuk literasi gizi, kualitas pengasuhan, dan kemampuan pencegahan infeksi. Di era digital, teknologi informasi berpotensi mengkompensasi keterbatasan pendidikan formal melalui aksesibilitas konten edukasi gizi secara daring. Disimpulkan bahwa pendidikan ibu berhubungan signifikan dengan kejadian stunting; satu studi menunjukkan hasil berbeda akibat faktor perancu yang belum dikendalikan. Disarankan pengembangan program edukasi gizi berbasis platform digital yang inklusif dan kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan pencegahan stunting.