Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran komunikasi interpersonal dalam membangun kepercayaan antar teman sebaya di kalangan mahasiswa. Kepercayaan merupakan fondasi utama pada suatu hubungan pertemanan yang sehat dan bermakna. Tanpa adanya komunikasi yang efektif, kepercayaan sulit terbentuk secara alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan mahasiswa semester dua di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan diri (self-disclosure), empati, dukungan emosional, dan konsistensi dalam berkomunikasi merupakan komponen utama komunikasi interpersonal yang secara signifikan berperan dalam membangun kepercayaan antar teman sebaya. Informan mengungkapkan bahwa kepercayaan tumbuh seiring dengan intensitas dan kualitas interaksi komunikasi yang terjalin. Selain itu, ditemukan bahwa komunikasi nonverbal seperti kontak mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh juga memberikan kontribusi dalam memperkuat rasa percaya di antara teman sebaya. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teori komunikasi interpersonal pada konteks hubungan persahabatan dan dapat menjadi pedoman bagi pengembangan program pembinaan karakter mahasiswa di perguruan tinggi.