Supervisi kolaboratif merupakan salah satu pendekatan supervisi pendidikan yang berkembang dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru di sekolah. Pendekatan ini menempatkan guru sebagai mitra kerja dalam proses supervisi sehingga kegiatan pembinaan dilakukan secara demokratis, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi supervisi kolaboratif dalam meningkatkan profesionalisme guru, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta menjelaskan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas supervisi kolaboratif di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional, buku, serta hasil penelitian ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi supervisi kolaboratif mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru melalui kegiatan observasi kelas, refleksi pembelajaran, diskusi profesional, lesson study, pendampingan, serta tindak lanjut supervisi yang sistematis. Supervisi kolaboratif juga mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih terbuka, komunikatif, dan mendukung pengembangan profesional berkelanjutan. Di sisi lain, implementasi supervisi kolaboratif masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu, beban administrasi guru, kurangnya pemahaman tentang supervisi kolaboratif, dan rendahnya kemampuan supervisor dalam melakukan pembinaan profesional. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi kepala sekolah sebagai supervisor, penguatan budaya kolaboratif di sekolah, pemanfaatan teknologi digital dalam supervisi, serta dukungan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan agar supervisi kolaboratif dapat berjalan secara optimal dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan.