Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 6 Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 6, sedangkan sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Artificial Intelligence (AI) tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi sebesar 0,121. Variabel manajemen waktu juga tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi sebesar 0,302. Secara simultan, Artificial Intelligence (AI) dan manajemen waktu tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikansi sebesar 0,274. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,049 menunjukkan bahwa kedua variabel independen hanya mampu menjelaskan prokrastinasi akademik sebesar 4,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan manajemen waktu belum terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 6 Universitas Pancasakti Tegal.